Permintaan Maaf Budi Arie atas Isu Pemilu Dipercepat

Permintaan Maaf Budi Arie atas Isu Pemilu Dipercepat
Budi Arie Setiadi menyampaikan permintaan maaf melalui rekaman video terkait pernyataannya yang menimbulkan spekulasi publik.

PORTALVIRAL.ID — Permintaan maaf itu disampaikan Budi Arie melalui rekaman video yang diterima di Jakarta, Rabu. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu mengaku memahami pernyataannya menimbulkan spekulasi dan salah penafsiran di publik.

"Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," kata Budi Arie dalam rekaman tersebut.

Penegasan soal Keterkaitan dengan Jokowi

Dalam kesempatan itu, Budi Arie secara eksplisit membantah pernyataannya memiliki kaitan dengan Joko Widodo. Ia menyatakan analisa yang disampaikannya murni berasal dari dirinya sendiri, bukan mewakili sikap tokoh politik tertentu.

"Saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut," ujarnya. Budi Arie juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Asal Muasal Polemik

Polemik berawal dari beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan Budi Arie berbicara di samping Jokowi. Dalam video itu, ia menyebut adanya kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.

Pernyataan tersebut lantas menjadi perhatian publik dan memunculkan spekulasi mengenai arah politik nasional menjelang Pemilu 2029. Berbagai kalangan kemudian ramai menanggapinya, termasuk dari internal partai politik.

Respons Gerindra

Salah satu respons datang dari Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso. Ia menegaskan partainya tidak terpengaruh oleh pernyataan Budi Arie tersebut.

"Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh," ucap Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu, Selasa (25/8).

Menurut Sugiat, prioritas Gerindra saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Presiden Prabowo. Pembahasan mengenai Pemilu 2029 dinilainya masih terlalu dini untuk dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari Budi Arie maupun pihak Projo terkait langkah lanjutan pasca permintaan maaf tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index