PORTALVIRAL.ID — Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan pemindahan kantor tersebut tengah dikoordinasikan dengan Danantara, badan pengelola investasi pemerintah. Perpindahan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan.
"Betul Pak, kami sedang berkoordinasi dengan Danantara dan dalam waktu dekat ini Badan Gizi Nasional akan menempati Graha Merah Putih yang saat ini menjadi kantor Telkom," kata Sudaryono dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Skema Pertukaran Gedung dan Target Perpindahan
Sudaryono menjelaskan skema yang disiapkan bukan sekadar menempati gedung baru. Seluruh pegawai yang selama ini berkantor di Graha Merah Putih akan dipindahkan ke gedung Telkom lain yang berada di belakangnya. "Orang yang menempati Graha Merah Putih itu akan menempati Gedung Telkom yang di belakangnya, gedungnya lebih tinggi Pak," ujarnya.
Hingga kini koordinasi pemanfaatan aset tersebut masih berjalan dengan Danantara. "Jadi memang kami ajukan atau kami sedang koordinasi dengan Danantara dan Insyaallah dalam satu dua bulan ini kami akan pindah kantor ke Graha Merah Putih," jelasnya.
Anggaran Rp 7 Triliun dan Status Sewa Jadi Pertanyaan
Rencana perpindahan kantor ini menjadi perhatian anggota Komisi IX DPR Nuroji. Dalam rapat yang sama, ia menyoroti pos anggaran BGN yang dinilainya janggal dengan wacana relokasi kantor.
"Kemudian, saya melihat anggaran di nomor 4, urusan keuangan serta tata usaha, arsip rumah tangga, dan protokol ada Rp 7 triliun. Ini apakah ada hubungannya dengan pemindahan gedung pak? Saya dengar pindah gedung ke gedung merah putih. Apakah termasuk itu?" tanya Nuroji.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini menambahkan persoalan status kantor BGN yang selama ini masih menyewa. Ia meminta kepastian apakah BGN akan memanfaatkan aset pemerintah atau BUMN lain demi efisiensi anggaran.
"Yang terakhir, saya melihat kantor BGN itu masih menyewa. Betul pak ya? Apakah tidak ada kantor pemerintah atau kantor BUMN yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi kantor BGN sehingga lebih efisien ke depan," ujar Yahya.
Ia mengaku memperoleh informasi yang beredar di media sosial terkait potensi pemanfaatan gedung Telkom di Gatot Subroto. "Saya dapat informasi, yang beredar di medsos nih. Katanya gedung telkom yang di gatot subroto itu bisa dipakai untuk gedung BGN? Saya tidak tahu betul apa engga nih. Ini yang beredar di medsos pak ya. Mohon penjelasan pak ya," katanya.
Persoalan lokasi kantor menjadi pembahasan tersendiri di tengah pembahasan anggaran BGN yang terus menguat. Langkah pemanfaatan aset BUMN ini diharapkan memangkas biaya operasional yang selama ini dikeluarkan untuk sewa gedung.