TNI AL

TNI AL Kirim Prajurit ke Italia untuk Pelatihan Kapal Induk

TNI AL Kirim Prajurit ke Italia untuk Pelatihan Kapal Induk
TNI AL Kirim Prajurit ke Italia untuk Pelatihan Kapal Induk

JAKARTA - Dalam rangka mempersiapkan operasional kapal induk pertama Indonesia, TNI Angkatan Laut akan mengirimkan sebanyak 100 prajurit untuk mengikuti pelatihan di Italia. 

Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan awak kapal Giuseppe Garibaldi yang rencananya akan menjadi bagian dari armada kapal perang Indonesia. 

Pelatihan langsung di atas kapal selama perjalanan dari Italia ke Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kesiapan prajurit TNI AL dalam mengoperasikan kapal tersebut dengan efektif.

Pentingnya Pelatihan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Pelatihan untuk awak kapal induk Giuseppe Garibaldi menjadi langkah penting dalam mempersiapkan TNI Angkatan Laut mengoperasikan kapal yang akan mendukung berbagai misi militer Indonesia. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Karo Infohan Setjen Kemhan, menjelaskan bahwa proses pelatihan ini akan dimulai dengan pengiriman 100 personel ke Italia. 

“Pelatihan di Italia ini mencakup pelatihan langsung di kapal selama perjalanan dari Italia menuju Indonesia, yang diperkirakan akan berlangsung sebelum Hari Ulang Tahun TNI ke-81 pada Oktober 2026,” ungkap Rico. 

TNI AL akan memastikan bahwa seluruh awak kapal memiliki kompetensi dan kesiapan yang optimal agar Giuseppe Garibaldi dapat segera beroperasi dengan maksimal.

Giuseppe Garibaldi: Kapal Induk Pertama Indonesia

Giuseppe Garibaldi, kapal induk yang dihibahkan oleh Pemerintah Italia, akan menjadi kapal induk pertama milik Indonesia. Kapal ini memiliki spesifikasi yang sangat canggih, dengan panjang 180,2 meter dan dilengkapi dengan mesin penggerak super yang mampu melaju dengan kecepatan 30 knot (56 km/jam). 

Dengan kemampuan pengangkut pesawat tempur, kapal induk ini juga diperlengkapi dengan berbagai radar dan senjata canggih seperti peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat, serta senjata lainnya yang akan mendukung operasi militer Indonesia.

Menurut Rico, meskipun kapal ini diberikan secara hibah oleh Italia, Indonesia tetap harus menyiapkan anggaran untuk proses retrofit, yaitu penyesuaian sistem kapal agar sesuai dengan standar operasional TNI Angkatan Laut. 

Proses penyesuaian tersebut meliputi pembaruan sistem kapal, standar keselamatan, hingga sertifikasi yang diperlukan untuk memastikan kapal bisa beroperasi dengan aman dan efektif.

Proses Negosiasi dan Harapan untuk Kapal Induk

Meski Giuseppe Garibaldi akan segera dioperasikan oleh Indonesia, sejumlah persiapan masih berlangsung. Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, menyatakan bahwa proses negosiasi dengan galangan kapal Italia, Fincantieri, yang memproduksi kapal ini masih berjalan.

 Proses negosiasi ini penting karena sebelumnya kapal ini digunakan oleh Angkatan Laut Italia, sehingga perlu dilakukan evaluasi serta penyesuaian agar kapal dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan operasional TNI AL.

Menurut Ali, kapal ini ditargetkan akan tiba di Indonesia pada 5 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun TNI yang ke-81. Dalam rangka memastikan kapal ini dapat segera beroperasi, Indonesia juga akan mengadakan pelatihan kepada prajurit yang akan menjadi awak kapal, seperti yang telah dijelaskan oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. 

"Pelatihan ini tidak hanya akan dilakukan di Italia tetapi juga selama perjalanan kapal dari Italia ke Indonesia," kata Rico.

Persiapan untuk Pengoperasian Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal induk Giuseppe Garibaldi diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam memperkuat pertahanan dan keamanan Indonesia. Dengan kemampuan mengangkut pesawat tempur, kapal induk ini akan meningkatkan kesiapan TNI AL dalam menjalankan berbagai misi militer, baik untuk operasi militer selain perang (OMSP) maupun untuk operasi militer dalam perang (OMP) jika diperlukan. 

Kehadiran kapal induk pertama Indonesia ini akan memperkuat armada laut Indonesia, yang sebelumnya belum memiliki kapal induk yang mampu mengoperasikan pesawat-pesawat tempur.

Meskipun proses penyesuaian dan pelatihan prajurit masih berlangsung, Indonesia sangat optimis bahwa Giuseppe Garibaldi akan segera siap beroperasi. Selain itu, kapal ini juga akan memperkuat kerja sama Indonesia dengan negara-negara sahabat, terutama dengan Italia yang telah memberikan hibah kapal ini. 

TNI AL dan Kementerian Pertahanan juga memastikan bahwa segala persiapan akan dilakukan dengan penuh ketelitian agar kapal induk ini dapat beroperasi secara optimal sesuai dengan standar internasional.

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Alat Strategis Bagi Indonesia

Sebagai kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi diharapkan bukan hanya menjadi simbol kekuatan angkatan laut Indonesia, tetapi juga menjadi alat yang efektif dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia di perairan yang sangat strategis. 

Dengan fasilitas dan kemampuan yang dimilikinya, kapal ini mampu mendukung berbagai operasi militer serta meningkatkan ketahanan Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Melalui kesiapan yang matang baik dalam hal pelatihan awak kapal maupun penyesuaian kapal induk ini, Indonesia akan siap memanfaatkan Giuseppe Garibaldi dalam mendukung berbagai operasi militer. 

Proses retrofitting yang masih berjalan, serta pelatihan yang dilakukan oleh prajurit TNI AL, akan menjadikan kapal ini sebagai salah satu kekuatan utama bagi TNI dalam menjalankan tugas-tugas militernya. Ke depan, Giuseppe Garibaldi akan menjadi bagian yang penting dalam memperkuat kekuatan pertahanan Indonesia di lautan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index