JAKARTA - Hari ini, Jumat, 27 Februari 2026, Pertamina resmi mengumumkan daftar harga terbaru untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
Beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga, termasuk varian Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite. Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung.
Penyusunan harga BBM yang terbaru ini dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk biaya produksi dan distribusi, serta perkembangan harga minyak global.
Berikut adalah rincian daftar harga BBM Pertamina terbaru di sejumlah wilayah Indonesia, dengan penurunan harga yang cukup signifikan pada berbagai jenis bahan bakar.
Penurunan Harga BBM Terbaru di Jawa Barat
Salah satu wilayah yang mengalami penurunan harga adalah Jawa Barat. Harga Pertamax, yang sebelumnya dipatok sebesar Rp12.350, kini turun menjadi Rp11.800 per liter.
Penurunan harga ini juga terjadi pada beberapa varian BBM lainnya, seperti Pertamax Turbo, yang turun dari Rp13.400 menjadi Rp12.700 per liter, serta Pertamax Green yang kini dihargai Rp12.450, turun dari harga sebelumnya yang sebesar Rp13.150 per liter.
Bahkan untuk varian Dexlite, harga juga mengalami penurunan dari Rp13.500 menjadi Rp13.250 per liter, sementara Pertamina Dex turun sedikit dari Rp13.600 menjadi Rp13.500 per liter.
Harga BBM di Berbagai Wilayah Lain di Indonesia
Berikut ini adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku di sejumlah provinsi di Indonesia:
Provinsi Aceh
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Dexlite: Rp12.350
Pertamina Dex: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp11.100
Dexlite: Rp12.350
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Sumatera Utara
Pertamax: Rp13.000
Pertamax Turbo: Rp12.100
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Sumatera Barat
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Riau
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax: Rp11.300
Pertamax Turbo: Rp12.050
Pertamina Dex: Rp12.800
Dexlite: Rp12.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Jambi
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Bengkulu
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Sumatera Selatan
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pentingnya Penurunan Harga BBM untuk Masyarakat
Penurunan harga BBM ini merupakan kabar gembira bagi banyak masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk aktivitas sehari-hari.
Harga bahan bakar yang lebih terjangkau akan membantu mengurangi beban ekonomi, terutama di tengah biaya hidup yang semakin tinggi. Selain itu, hal ini juga berpotensi memberikan dampak positif pada sektor-sektor ekonomi lain, seperti transportasi dan logistik, yang sangat bergantung pada biaya bahan bakar.
Dengan harga BBM yang lebih rendah, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dalam bentuk penghematan biaya transportasi, yang pada akhirnya juga akan mendorong daya beli masyarakat untuk kebutuhan lain.
Harga BBM Terbaru di Jakarta dan Banten
Di wilayah DKI Jakarta dan Banten, harga BBM juga mengalami penyesuaian. Untuk Pertamax, kini harganya adalah Rp11.800 per liter, sedangkan Pertamax Turbo dibanderol Rp12.700 per liter.
Pertamax Green juga tercatat turun menjadi Rp12.450 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex tercatat stabil di harga Rp13.500 per liter, dan Dexlite turun menjadi Rp13.250 per liter. Harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, serta Biosolar di harga Rp6.800.
Menjaga Kestabilan Harga BBM di Masa Depan
Meskipun ada penurunan harga saat ini, penting bagi pemerintah dan Pertamina untuk terus memantau fluktuasi harga minyak dunia serta faktor-faktor lain yang memengaruhi harga bahan bakar. Kebijakan yang tepat akan memastikan kestabilan harga BBM yang tetap terjangkau bagi masyarakat, sambil tetap mendukung sektor-sektor penting dalam perekonomian.
Dengan penyesuaian harga BBM yang terus dilakukan, pemerintah berharap bisa menciptakan keseimbangan yang menguntungkan bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan harga bahan bakar yang terjangkau untuk mendukung mobilitas mereka sehari-hari.