Alarm Jantung

Nyeri Dada Sering Diabaikan Ternyata Bisa Jadi Alarm Jantung

Nyeri Dada Sering Diabaikan Ternyata Bisa Jadi Alarm Jantung
Nyeri Dada Sering Diabaikan Ternyata Bisa Jadi Alarm Jantung

JAKARTA - Nyeri dada sering kali dianggap sebagai keluhan ringan yang dapat hilang dengan sendirinya. 

Banyak orang mengira rasa tidak nyaman di area dada hanya berkaitan dengan kelelahan, masuk angin, atau gangguan pencernaan. Padahal dalam beberapa kondisi tertentu, nyeri dada justru dapat menjadi sinyal penting dari tubuh yang tidak boleh diabaikan.

Keluhan ini memang tidak selalu berkaitan dengan serangan jantung. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa nyeri dada bisa menjadi tanda dari berbagai masalah medis yang memerlukan perhatian serius. Gangguan pada otot dan tulang dada, masalah lambung, paru-paru, hingga stres juga dapat memicu rasa sakit di area tersebut.

Meski demikian, kemungkinan adanya masalah jantung tetap perlu diwaspadai. Oleh karena itu, pemeriksaan medis sangat dianjurkan apabila seseorang mengalami nyeri dada yang muncul secara tiba-tiba atau disertai gejala lain. Penanganan yang cepat dan tepat dapat membantu mencegah kondisi yang lebih berbahaya.

Para tenaga medis menegaskan bahwa mengenali gejala sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Dengan pemeriksaan yang tepat, penyebab nyeri dada dapat diketahui sehingga penanganan dapat dilakukan secara efektif dan terarah.

Nyeri Dada Bisa Menjadi Tanda Gangguan Serius

Dokter Deo Idarto, M. Biomed, Sp.JP(K), FIHA, FAPSC di Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan, nyeri dada tetap perlu diperiksakan secara medis karena bisa berkaitan dengan gangguan jantung yang memerlukan penanganan segera.

"Nyeri dada yang mengarah ke masalah jantung umumnya terasa tertekan atau berat, menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung, serta disertai sesak napas, keringat dingin, mual, atau pusing, yang terjadi tiba-tiba atau saat aktivitas ringan," ungkap dia dikutip Senin (9/3/2026).

Gejala tersebut merupakan tanda yang tidak boleh disepelekan. Jika seseorang merasakan keluhan seperti itu, sebaiknya segera mencari bantuan medis untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Penanganan yang cepat sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan pada otot jantung. Dalam dunia medis dikenal istilah time is muscle, yang berarti semakin lama penanganan tertunda, maka semakin besar kerusakan otot jantung yang dapat terjadi.

Pentingnya Pemeriksaan Medis Secara Cepat Dan Menyeluruh

Jika keluhan nyeri dada muncul, langkah paling tepat adalah melakukan pemeriksaan medis sesegera mungkin. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti dari rasa sakit yang dirasakan di area dada.

"Pemeriksaan keluhan nyeri dada perlu dilakukan secara komprehensif dalam waktu singkat. Biasanya melalui evaluasi terstruktur, seperti penilaian klinis, rekam jantung (EKG), tes darah penanda jantung, serta pemeriksaan penunjang lain untuk memastikan penyebab dan menentukan penanganan yang tepat," jelas dr. Deo.

Melalui pemeriksaan yang terstruktur, tenaga medis dapat menentukan apakah nyeri dada berkaitan dengan gangguan jantung atau disebabkan oleh kondisi lain. Dengan begitu, pasien bisa mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan medisnya.

Pendekatan ini juga membantu mencegah komplikasi yang lebih serius. Diagnosis yang cepat memungkinkan dokter memberikan terapi yang tepat sebelum kondisi pasien memburuk.

Layanan Jantung Komprehensif Untuk Penanganan Lebih Baik

Melihat pentingnya masyarakat mendapatkan pemeriksaan nyeri dada dan perawatan jantung yang komprehensif, Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan Heart dan Vascular Center yang diperkuat tiga pilar utama.

Pertama mencakup Emergency Excellence melalui Chest Pain Unit yang berfokus pada evaluasi, diagnosis, dan penanganan awal keluhan nyeri dada, baik akibat gangguan jantung maupun non-jantung, dengan pemeriksaan awal gratis apabila tidak ditemukan indikasi jantung, dan rujukan lanjutan jika terindikasi penyakit jantung melalui Cardiac Emergency didukung dokter spesialis dan subspesialis siaga 24 jam on-site.

Lalu Advanced Treatment yang mencakup layanan pembuluh darah (vaskular), gangguan irama jantung (aritmia), serta kelainan struktur jantung (structural heart) seperti penyakit katup dengan pendekatan.

Terakhir team-Based Management memastikan keputusan klinis dan rencana perawatan ditetapkan melalui kolaborasi aktif dalam Cardiac Board yang melibatkan spesialis jantung, bedah toraks kardiovaskular, anestesi kardiovaskular, hingga jantung anak.

Pendekatan multidisiplin tersebut membantu menentukan tindakan paling tepat, mulai dari Coronary Angiography (CAG), Percutaneous Coronary Intervention (PCI), termasuk Complex PCI, penanganan gangguan katup dan vaskular jantung, irama jantung, hingga terapi gagal jantung lanjut dengan dukungan alat bantu pompa jantung terkini Left Ventricular Assist Device (LVAD).

Layanan ini juga memiliki Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga secara menyeluruh sejak awal hingga pemulihan, memastikan setiap keputusan medis dipahami dengan jelas, perawatan berjalan lancar, dan menjawab setiap keraguan pasien dengan cepat dan tepat.

Pemantauan Kesehatan Jantung Semakin Mudah

Selain menghadirkan layanan medis yang lengkap, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai informasi kesehatan melalui layanan digital yang tersedia.

Informasi lengkap seputar layanan jantung di seluruh unit Mayapada Hospital dapat ditemukan dalam fitur Health Articles dan Tips di MyCare, serta fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan Body Mass Index (BMI).

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memantau kondisi kesehatan secara lebih praktis. Pemantauan rutin juga dapat membantu seseorang lebih memahami kondisi tubuhnya sehingga dapat mengambil langkah pencegahan lebih awal jika terjadi gangguan kesehatan.

Kesadaran untuk menjaga kesehatan jantung menjadi hal yang sangat penting. Dengan memahami gejala, melakukan pemeriksaan tepat waktu, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, risiko penyakit jantung dapat ditekan sejak dini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index