Asuransi Jiwa

Peluang Perusahaan Asuransi Jiwa Lokal Memperbesar Aset dan Posisi

Peluang Perusahaan Asuransi Jiwa Lokal Memperbesar Aset dan Posisi
Peluang Perusahaan Asuransi Jiwa Lokal Memperbesar Aset dan Posisi

JAKARTA - Perusahaan asuransi jiwa di Indonesia mengalami dominasi yang signifikan oleh perusahaan-perusahaan berbentuk joint venture (usaha patungan) antara perusahaan lokal dan asing. 

Hal ini terlihat dari hasil riset yang menunjukkan bahwa per Desember 2025, mayoritas perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar berasal dari perusahaan joint venture. 

Namun, menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), peluang bagi perusahaan asuransi jiwa lokal untuk memperbesar aset dan merangsek posisi di 10 besar masih terbuka lebar.

Perusahaan Joint Venture Masih Mendominasi Industri Asuransi Jiwa

Sebagai gambaran, berdasarkan riset yang dilakukan terhadap laporan keuangan (unaudited) perusahaan asuransi jiwa per Desember 2025, terdapat 8 perusahaan asuransi jiwa berbasis joint venture dan hanya 2 perusahaan yang dimiliki oleh entitas lokal. 

Meskipun demikian, posisi perusahaan asuransi lokal dalam daftar ini mulai menunjukkan perubahan, dan AAJI menilai bahwa masih ada banyak peluang untuk perusahaan lokal meningkatkan aset dan daya saing mereka.

Potensi Pasar Asuransi Jiwa yang Masih Terbuka Lebar

Direktur Eksekutif AAJI, Emira Oepangat, menjelaskan bahwa meskipun perusahaan asuransi jiwa berbasis joint venture mendominasi, kondisi pasar asuransi jiwa di Indonesia masih sangat potensial untuk berkembang. 

Salah satu faktor pentingnya adalah rendahnya tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia yang baru mencapai sekitar 7,9% pada September 2025. Artinya, hampir 92% dari penduduk Indonesia masih belum memiliki perlindungan asuransi jiwa.

Emira menambahkan bahwa dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan keuangan, perusahaan asuransi baik lokal maupun joint venture masih memiliki ruang yang luas untuk memperluas jangkauan mereka ke berbagai segmen masyarakat. 

Tren literasi dan kesadaran masyarakat terhadap asuransi jiwa menunjukkan perkembangan positif, yang semakin mendorong pertumbuhan industri asuransi.

Keunggulan Kompetitif Perusahaan Asuransi Lokal

Bagi perusahaan asuransi jiwa lokal, Emira menekankan bahwa mereka memiliki sejumlah keunggulan untuk bisa bersaing lebih kuat dengan perusahaan joint venture. Keunggulan pertama terletak pada pemahaman yang lebih mendalam terhadap karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia. 

Perusahaan lokal lebih mudah untuk memahami preferensi nasabah di Indonesia, yang sangat beragam dari sisi budaya, usia, dan status sosial.

Hal ini menjadi modal yang sangat berharga untuk mengembangkan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan pemahaman yang lebih mendalam ini, perusahaan asuransi lokal dapat menciptakan produk dan strategi distribusi yang lebih efektif dan sesuai dengan basis nasabah yang lebih spesifik. 

Keunggulan ini memberikan peluang besar bagi perusahaan lokal untuk merangsek ke dalam posisi 10 besar asuransi jiwa dengan aset terbesar.

Selain itu, transformasi digital yang kini semakin berkembang memberikan keuntungan bagi perusahaan asuransi lokal. Pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas akses layanan kepada masyarakat membuat perusahaan lokal semakin kompetitif. 

Dalam dunia yang semakin digital, efisiensi biaya dan pelayanan yang lebih personal menjadi nilai tambah yang semakin diminati oleh masyarakat.

Peluang Besar dengan Segmen Pasar yang Tepat dan Inovasi Produk

Dalam menanggapi persaingan dengan perusahaan joint venture, Emira juga menjelaskan bahwa perusahaan lokal harus fokus pada segmentasi pasar yang tepat. 

Dengan pemahaman yang lebih mendalam terhadap karakteristik pasar Indonesia, perusahaan asuransi lokal dapat mengembangkan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan spesifik dari berbagai segmen masyarakat, mulai dari kelas menengah hingga segmen masyarakat yang lebih luas.

Dengan adanya inovasi produk dan pendekatan distribusi yang lebih tepat, perusahaan lokal bisa memperbesar peluang mereka untuk mengimbangi perusahaan joint venture. 

Meskipun peringkat aset mereka saat ini masih di bawah perusahaan joint venture, AAJI percaya bahwa dengan strategi yang tepat, perusahaan lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengisi posisi-posisi penting di industri asuransi jiwa Indonesia.

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbesar di Indonesia

Berdasarkan riset yang dilakukan, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menduduki posisi pertama sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar, mencapai Rp 67,49 triliun pada akhir Desember 2025. 

Perusahaan ini mayoritas dimiliki oleh Manulife Financial (Singapore) Pte. Ltd. sebesar 95%. Posisi kedua ditempati oleh PT Indolife Pensiontama dengan aset Rp 65,47 triliun, diikuti oleh PT Prudential Life Assurance di posisi ketiga dengan Rp 61,62 triliun.

Namun, di antara perusahaan-perusahaan besar tersebut, PT Asuransi Jiwa IFG menempati posisi ketujuh dengan aset Rp 32,77 triliun, yang mayoritas dimiliki oleh PT Bahana Pembina Usaha Indonesia (Persero) 99,99%. Selain itu, perusahaan asuransi lokal lainnya seperti PT BNI Life Insurance dan PT Asuransi BRI Life juga mulai memperkuat posisinya dengan nilai aset yang signifikan.

Strategi Perusahaan Lokal dalam Menghadapi Persaingan

Berdasarkan perkembangan yang ada, AAJI menilai bahwa masih ada peluang besar bagi perusahaan asuransi jiwa lokal untuk memperbesar aset mereka dengan strategi yang tepat. 

Dengan memanfaatkan kekuatan pemahaman pasar lokal, inovasi produk, serta transformasi digital, perusahaan lokal dapat memanfaatkan celah yang ada di pasar yang masih tergolong besar ini.

Segmen pasar yang lebih tersegmentasi dan pemanfaatan teknologi menjadi dua faktor penting dalam mengembangkan industri asuransi jiwa lokal. Meskipun tantangan besar tetap ada dalam bersaing dengan perusahaan joint venture, potensi pasar yang besar dan peningkatan kesadaran masyarakat akan perlindungan keuangan memberikan peluang yang sangat terbuka bagi perusahaan lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index