Turis Asing

Turis Asing Merasakan Sensasi Tradisi Takjil Ramadhan di Ngerandu Buko Banyuwangi

Turis Asing Merasakan Sensasi Tradisi Takjil Ramadhan di Ngerandu Buko Banyuwangi
Turis Asing Merasakan Sensasi Tradisi Takjil Ramadhan di Ngerandu Buko Banyuwangi

JAKARTA - Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi menarik selama bulan Ramadhan. Tidak hanya warga lokal, namun para wisatawan mancanegara juga terpesona dengan tradisi berbuka puasa yang khas di wilayah ujung timur Pulau Jawa. 

Salah satu daya tarik yang cukup populer di kalangan turis adalah pasar takjil Ngerandu Buko yang diselenggarakan setiap tahunnya di kawasan Pantai Marina Boom. 

Pasar ini, yang juga menjadi ajang berburu takjil khas Ramadhan, kini menarik perhatian banyak wisatawan asing yang ingin merasakan suasana berbuka puasa yang berbeda dari daerah lain di Indonesia.

Suasana Ramadhan yang Memikat Wisatawan Asing

Pada hari pertama puasa tahun ini, Kamis, pasar takjil Ngerandu Buko tampak ramai dikunjungi oleh banyak orang, termasuk wisatawan mancanegara. Beberapa turis asing terlihat antusias berkeliling di berbagai stan makanan yang menawarkan aneka takjil tradisional khas Banyuwangi. 

Mereka terlihat penasaran mencicipi berbagai jajanan yang menjadi ciri khas daerah ini, seperti patola, bubur, kolak, hingga darplok dan nasi tempong. 

Makanan-makanan ini tidak hanya menggugah selera tetapi juga memberikan pengalaman budaya yang baru bagi wisatawan asing yang belum pernah merasakannya.

Salah seorang turis asal Amerika Serikat, Glenn, mengungkapkan bahwa suasana Ramadhan di Banyuwangi sangat berbeda dengan tempat-tempat lain yang pernah ia kunjungi. 

"Pasar Ramadhan ini sangat menarik. Saya tidak menyangka seramai ini perayaan Ramadhan di Banyuwangi. Sangat berbeda dengan suasana di Bali maupun Lombok. Ini pengalaman budaya yang luar biasa," ujarnya dengan penuh semangat. 

Glenn mengaku sangat menikmati momen berburu takjil sembari menikmati panorama senja yang indah di Pantai Marina Boom.

Potensi Pasar Takjil Sebagai Daya Tarik Wisatawan

Pasar takjil Ngerandu Buko tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang penting di Banyuwangi. Seiring dengan berkembangnya industri pariwisata di daerah ini, pasar takjil menjadi salah satu acara yang tidak boleh dilewatkan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. 

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa pasar takjil Ramadhan ini juga memberikan manfaat bagi perekonomian lokal, dengan melibatkan sekitar 250 pedagang yang berjualan di kawasan Pantai Marina Boom.

"Dengan adanya pasar takjil ini, kami ingin menggerakkan perekonomian rakyat, sekaligus memperkenalkan budaya dan kuliner khas Banyuwangi kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," kata Ipuk Fiestiandani.

Menurutnya, pasar ini menjadi semacam pintu gerbang bagi wisatawan untuk lebih mengenal tradisi Ramadhan di Banyuwangi, yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia.

Upaya Pemerintah dalam Menjaga Kebersihan dan Keamanan Makanan

Selain menonjolkan potensi ekonomi dan wisata, Pemkab Banyuwangi juga memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan makanan yang dijajakan di pasar takjil Ngerandu Buko. 

Bupati Ipuk Fiestiandani mengimbau kepada pedagang dan pengunjung untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan higienitas makanan yang dijual. Ia menyarankan agar para pedagang dan pembeli membawa tas belanja sendiri guna mengurangi sampah plastik, sesuai dengan program Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan, Dinas Kesehatan Banyuwangi juga menurunkan tim Laboratorium yang akan rutin melakukan pengecekan terhadap makanan yang dijajakan di pasar takjil ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat dan wisatawan benar-benar aman dan layak konsumsi. 

Dengan adanya perhatian terhadap kebersihan dan kualitas makanan, pasar takjil Ngerandu Buko diharapkan bisa terus berkembang menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siapa saja yang ingin merasakan pengalaman berbuka puasa di pantai dengan hidangan-hidangan tradisional yang menggugah selera.

Kombinasi Budaya, Kuliner, dan Keindahan Alam Banyuwangi

Pasar takjil Ngerandu Buko kini bukan hanya sekadar ajang berburu makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga sebuah pengalaman budaya yang menarik bagi wisatawan dari berbagai negara. Selain menikmati kuliner khas Banyuwangi, para wisatawan juga bisa merasakan keindahan alam pantai yang memukau saat senja. 

Perpaduan antara tradisi berbuka puasa, kuliner tradisional, dan pemandangan alam yang eksotis di Pantai Marina Boom menjadikan pasar takjil ini sebagai destinasi yang sangat dicari oleh wisatawan yang ingin merasakan nuansa Ramadhan yang khas dan berbeda.

Dengan berbagai daya tarik yang ditawarkan, tidak heran jika pasar takjil Ngerandu Buko menjadi acara tahunan yang semakin populer dan menjadi bagian dari atraksi wisata unggulan di Banyuwangi. 

Kegiatan ini memberi kesempatan bagi wisatawan untuk lebih mengenal keunikan budaya Banyuwangi sambil menikmati pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga memberikan wawasan baru tentang tradisi yang hidup dan berkembang di daerah ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index