Seleksi Ketat ASN untuk Pelatihan Komcad Dimulai April 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 11:56:42 WIB
Seleksi Ketat ASN untuk Pelatihan Komcad Dimulai April 2026

JAKARTA - Aparatur sipil negara (ASN) yang berencana mengikuti pelatihan sebagai komponen cadangan (Komcad) di tahun 2026 harus melalui serangkaian seleksi yang ketat. 

Proses seleksi ini melibatkan tahapan administratif, pemeriksaan kesehatan, serta evaluasi psikis dan mental ideologi. 

Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan setiap peserta untuk menjalani pelatihan dasar militer dan menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara.

Tahapan Seleksi untuk Pelatihan Komcad ASN

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa ASN yang ingin mengikuti pelatihan Komcad harus melalui tahapan seleksi yang cukup ketat. Seleksi ini terdiri dari beberapa tahap, dimulai dengan seleksi administrasi yang memastikan kelengkapan berkas pendaftaran. 

Kemudian, calon peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan fisik untuk mengevaluasi ketahanan tubuh mereka dalam menghadapi pelatihan yang menuntut kondisi fisik yang prima.

Tidak hanya fisik yang diuji, tetapi juga aspek mental dan psikis calon peserta akan dievaluasi melalui seleksi psikologi dan penilaian mental ideologi. Tujuannya adalah memastikan setiap peserta memiliki kesiapan mental yang cukup untuk menjalani pelatihan dan berkomitmen pada nilai-nilai pertahanan negara yang mendalam.

“Proses seleksi ini sangat penting karena pelatihan Komcad dirancang untuk membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan pemahaman yang kuat tentang sistem pertahanan negara,” ujar Brigjen TNI Rico.

Pelatihan Komcad ASN: Meningkatkan Kesiapsiagaan Nasional

Pelatihan Komcad ini sendiri bertujuan untuk membekali ASN dengan keterampilan dasar militer, yang pada akhirnya mendukung ketahanan negara. Meskipun pelatihan ini tidak dimaksudkan untuk menjadikan ASN sebagai prajurit aktif, pelatihan ini memberikan dasar-dasar penting yang akan sangat berguna apabila negara membutuhkan personel cadangan untuk membela tanah air.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah mengalokasikan kuota pelatihan Komcad untuk 4.000 ASN dari seluruh kementerian dan lembaga. Pelatihan ini direncanakan untuk dilaksanakan dalam dua gelombang. 

Gelombang pertama akan diikuti oleh 2.000 ASN dan akan dimulai pada April 2026. Pelatihan gelombang pertama ini akan digelar di beberapa lokasi, di antaranya Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1. Gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026 dan diikuti oleh ASN yang sama jumlahnya.

Per 26 Februari 2026, tercatat ada 987 ASN yang telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan Komcad. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah menjelang dimulainya pelatihan pada bulan April mendatang.

Fasilitas dan Materi Pelatihan dari Korps Marinir

Pelatihan Komcad ini akan diberikan oleh Korps Marinir TNI AL, yang dikenal dengan disiplin tinggi dan ketahanan fisiknya. Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menjelaskan bahwa materi pelatihan Komcad bagi ASN akan disesuaikan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan peserta yang berasal dari kalangan sipil. 

Meskipun demikian, seluruh standar pelatihan yang diterapkan tetap mengacu pada prosedur dan fasilitas khas dari Korps Marinir.

Para peserta pelatihan akan diberikan pembekalan tentang karakter disiplin tinggi dan loyalitas, serta mental pantang menyerah dan kemampuan beradaptasi dalam kondisi tekanan. 

Materi lainnya termasuk dasar-dasar survival dan ketahanan lapangan, yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan bertahan hidup di berbagai situasi sulit. 

Salah satu aspek yang sangat ditekankan adalah pentingnya soliditas tim atau esprit de corps, meskipun para peserta berasal dari latar belakang yang berbeda.

Korps Marinir TNI AL juga akan memberikan fasilitas pelatihan terbaik, seperti lapangan, barak, dan kelas, serta dukungan medis selama pelatihan. Kolonel Rana menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan kebutuhan pelatihan ASN tanpa mengurangi kualitas materi yang diajarkan.

Komcad: Kesiapsiagaan dan Komitmen kepada Negara

Sebagai bagian dari upaya peningkatan pertahanan nasional, pelatihan Komcad ASN diharapkan dapat membentuk ASN yang tidak hanya memiliki semangat nasionalisme tinggi tetapi juga siap jika negara memanggil mereka dalam keadaan darurat. 

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan dasar yang kuat dalam sistem pertahanan negara.

Rana juga menegaskan bahwa meskipun pelatihan ini sangat teknis dan mengarah pada kesiapsiagaan fisik serta mental, hal ini tidak dimaksudkan untuk mengubah status ASN menjadi prajurit aktif. Pelatihan ini justru bertujuan untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, serta ketahanan fisik dan mental dalam menghadapi segala tantangan, yang akhirnya akan membuat mereka siap ketika negara membutuhkan mereka.

Kemhan berharap bahwa setelah mengikuti pelatihan Komcad, ASN tidak hanya memiliki keterampilan dasar militer, tetapi juga semakin memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan kesadaran untuk mengabdi kepada negara. 

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat pertahanan negara dengan melibatkan potensi sumber daya manusia yang lebih luas, termasuk ASN yang siap dan terlatih.

Terkini