Grab

Hore! Grab Siapkan BHR 2026 Lebih Tinggi untuk Mitra Pengemudi

Hore! Grab Siapkan BHR 2026 Lebih Tinggi untuk Mitra Pengemudi
Hore! Grab Siapkan BHR 2026 Lebih Tinggi untuk Mitra Pengemudi

JAKARTA - Grab Indonesia kembali mengumumkan rencana pemberian Bonus Hari Raya (BHR) untuk para mitra pengemudi pada Lebaran 2026. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa meski besaran bonus masih dalam pembahasan bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), pihaknya memastikan nilai BHR tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan ini, Neneng menekankan pentingnya memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas mereka. Grab berjanji untuk memastikan para mitra pengemudi dapat menikmati BHR sebelum Hari Raya Idul Fitri, dan tidak ada pencairan yang akan dilakukan setelah hari raya.

Bonus Hari Raya Sebagai Bentuk Apresiasi

Grab menganggap Bonus Hari Raya (BHR) sebagai bentuk penghargaan terhadap kinerja dan prestasi mitra pengemudi. Seperti yang disampaikan oleh Neneng Goenadi, pemberian BHR ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk memberi penghargaan kepada mereka yang telah menunjukkan dedikasi dan pelayanan yang konsisten. 

Meskipun detail lebih lanjut mengenai nilai bonus masih dalam tahap diskusi, pihak Grab memastikan akan ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Grab menjelaskan bahwa pencairan BHR akan dilakukan sebelum hari raya, untuk memastikan mitra pengemudi bisa memanfaatkan bonus tersebut untuk keperluan Lebaran mereka. Ini menunjukkan komitmen Grab untuk mendukung para mitra dalam mempersiapkan momen penting tersebut dengan lebih baik.

Peningkatan Nilai BHR 2026 dan Program Kejutan Grab

Neneng juga mengungkapkan bahwa meskipun rincian nominal bonus belum diumumkan, peningkatan nilai BHR 2026 sudah dipastikan. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk penghargaan kepada mitra pengemudi yang tidak hanya menunjukkan prestasi, tetapi juga tingkat konsistensi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, Grab juga menyiapkan kejutan-kejutan menarik dalam rangka menyambut Lebaran tahun 2026. “Tentunya, kami ingin memberikan sesuatu yang spesial di momen Hari Raya ini. Jadi, tetap tunggu pengumuman resminya,” jelas Neneng. 

Ini menjadi bagian dari upaya Grab untuk meningkatkan semangat para mitra pengemudi dalam bekerja, serta menciptakan suasana kebersamaan yang lebih erat antara Grab dan mitra.

Fleksibilitas Model Kemitraan Grab

Dalam kesempatan tersebut, Neneng juga mengungkapkan bahwa model bisnis berbasis kemitraan, seperti yang diterapkan oleh Grab, memberikan fleksibilitas yang sangat dihargai oleh para mitra. Keuntungan terbesar dari model ini adalah setiap orang, tanpa proses rekrutmen yang panjang, dapat bergabung sebagai mitra pengemudi Grab. 

Fleksibilitas ini memungkinkan siapa saja untuk memanfaatkan platform Grab sebagai alternatif penghasilan, terutama bagi mereka yang belum terserap oleh sektor formal.

Lebih dari 50 persen mitra pengemudi Grab berusia di atas 36 tahun, dengan sebagian besar di antaranya berusia di atas 45 tahun. Selain itu, 69 persen mitra pengemudi Grab merupakan lulusan SMA, sementara 31 persen lainnya memiliki pendidikan lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa platform Grab sangat inklusif dan dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Bantalan Sosial bagi Masyarakat yang Terkena PHK

Grab juga mencatat sekitar 182.500 mitra perempuan dan lebih dari 700 mitra penyandang disabilitas yang aktif di platform mereka. Menariknya, banyak di antara mitra Grab yang sebelumnya merupakan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Fenomena ini menunjukkan bagaimana Grab berfungsi sebagai bantalan sosial yang memberikan peluang kerja bagi masyarakat yang terdampak oleh PHK.

“Banyak dari mitra kami yang sebelumnya terkena PHK dan kini menemukan peluang penghasilan yang lebih stabil melalui platform Grab,” ujar Neneng. 

Dengan model kemitraan ini, Grab menawarkan kesempatan bagi siapa saja untuk beradaptasi dengan kebutuhan dan jadwal mereka sendiri, memberikan ruang bagi para mitra untuk tetap produktif sesuai kapasitas yang dimiliki.

Program Perlindungan dan Pemberdayaan Mitra Grab di 2026

Di tahun 2026, Grab berfokus pada pemberdayaan mitra melalui program “Grab untuk Indonesia”, yang memiliki nilai lebih dari Rp 100 miliar. 

Program ini memiliki tiga pilar utama, yaitu memberikan rasa aman melalui pemberian BPJS Ketenagakerjaan untuk mitra berprestasi, memberikan makna melalui penghargaan BHR, dan membantu mitra naik kelas dengan menyediakan kesempatan untuk pengembangan kapasitas dan peluang usaha.

Grab juga mencatat bahwa lebih dari 3.400 mitra telah bergabung menjadi GrabMerchant, dan sekitar 1.700 mitra GrabBike telah beralih menjadi GrabCar. 

Ini adalah bukti bahwa Grab memberikan peluang bagi mitra untuk mengembangkan karir mereka dan meningkatkan kualitas hidup melalui berbagai program yang mendukung pertumbuhan mereka.

Grab Menjadi Mesin Ekonomi bagi Masyarakat

Dengan lebih dari 3,7 juta mitra terdaftar di seluruh Indonesia sejak 2015, Grab terus berkembang sebagai mesin ekonomi yang memberi manfaat besar bagi masyarakat. Meskipun hanya sekitar 700.000 hingga 800.000 mitra yang aktif menarik penumpang setiap bulannya, fleksibilitas yang diberikan oleh Grab memungkinkan mitra untuk memilih kapan dan seberapa banyak mereka ingin bekerja.

“Lebih dari 80 persen mitra GrabBike menjadikan platform ini sebagai sumber pendapatan tambahan, sementara 67 persen mitra GrabCar juga menggunakan platform ini sebagai penghasilan sampingan. Namun, ada pula mitra yang menjadikan Grab sebagai nafkah utama mereka,” ujar Neneng.

Grab terus mendukung mitra-mitranya untuk menciptakan kisah-kisah inspiratif. Dari kepala keluarga yang membiayai pendidikan anak, hingga ibu tunggal yang menghidupi keluarganya, Grab membuka peluang bagi banyak orang untuk mencapai kemandirian ekonomi melalui platform yang fleksibel ini.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index