Askrindo

Askrindo BPD Kalteng Perkuat Asuransi Kredit UMKM Daerah

Askrindo BPD Kalteng Perkuat Asuransi Kredit UMKM Daerah
Askrindo BPD Kalteng Perkuat Asuransi Kredit UMKM Daerah

JAKARTA - Penguatan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah terus menjadi agenda penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. 

Di tengah besarnya potensi UMKM di Kalimantan Tengah, kolaborasi antara sektor perbankan dan asuransi dinilai krusial untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus meminimalkan risiko usaha. 

Langkah inilah yang kini ditempuh PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng).

Melalui kerja sama strategis, kedua institusi berupaya menghadirkan skema perlindungan yang lebih komprehensif bagi pelaku UMKM. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong keberlanjutan pembiayaan dan meningkatkan kepercayaan perbankan dalam menyalurkan kredit produktif, khususnya di wilayah dengan basis usaha mikro yang besar.

Kolaborasi Strategis Dukung UMKM Daerah

PT Asuransi Kredit Indonesia dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah resmi menandatangani perjanjian kerja sama pada akhir Januari 2026 di Jakarta. Kesepakatan tersebut mencakup pemanfaatan produk asuransi kredit dan asuransi umum untuk mendukung pembiayaan UMKM di Kalimantan Tengah.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang terus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM, sekaligus memperkuat mitigasi risiko di sektor keuangan. Kalimantan Tengah dipilih sebagai fokus penguatan karena provinsi ini memiliki basis usaha mikro yang sangat besar.

Berdasarkan data Portal Satu Data Kalimantan Tengah, jumlah usaha mikro di wilayah tersebut mencapai sekitar 278.588 unit pada periode 2023–2024. 

Angka ini mencerminkan potensi ekonomi yang signifikan, namun juga menuntut dukungan pembiayaan yang berkelanjutan dan terlindungi dari berbagai risiko usaha.

Perlindungan Risiko Lewat Skema Asuransi

Kerja sama antara Askrindo dan BPD Kalteng mencakup Asuransi Kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta Asuransi Umum. Skema asuransi kredit dirancang untuk memberikan perlindungan risiko bagi penyaluran pembiayaan UMKM, sehingga perbankan memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dalam menyalurkan kredit.

Sementara itu, asuransi umum berfungsi melindungi berbagai risiko usaha produktif, mulai dari aset, proses produksi, hingga kegiatan operasional. Perlindungan tersebut juga diperluas hingga mencakup usaha pendukung logistik dan infrastruktur di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan adanya perlindungan yang menyeluruh, pelaku UMKM diharapkan dapat menjalankan usaha dengan lebih tenang dan fokus pada pengembangan bisnis. Di sisi lain, bank penyalur kredit memiliki mitigasi risiko yang memadai apabila terjadi kendala dalam pengembalian pembiayaan.

Peran Askrindo Dalam Ekosistem Pembiayaan

Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pembiayaan UMKM, terutama di daerah dengan potensi ekonomi strategis seperti Kalimantan Tengah.

“Pembiayaan UMKM perlu dibarengi perlindungan risiko agar perbankan lebih percaya diri menyalurkan kredit dan UMKM bisa tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.

Budhi menambahkan, peran Askrindo tidak hanya terbatas sebagai penyedia proteksi risiko kredit. Perusahaan juga berupaya menjadi mitra strategis bagi perbankan dan pelaku usaha dalam mendorong literasi serta inklusi asuransi di daerah.

Melalui pendekatan tersebut, Askrindo berharap pelaku UMKM dapat semakin memahami pentingnya perlindungan usaha, sehingga ketahanan ekonomi berbasis usaha mikro dan kecil dapat terus diperkuat.

Dukungan Ekonomi Wilayah Penyangga IKN

Struktur ekonomi Kalimantan Tengah yang bertumpu pada sektor pertanian, perkebunan, serta pengembangan food estate menjadikan kebutuhan pembiayaan UMKM terus meningkat. Selain itu, peran provinsi ini sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara turut mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru, termasuk di sektor logistik dan infrastruktur pendukung.

Ekspansi sektor-sektor tersebut secara langsung meningkatkan permintaan terhadap pembiayaan dan perlindungan asuransi. Tanpa mitigasi risiko yang memadai, pelaku usaha dan lembaga keuangan berpotensi menghadapi tantangan yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui sinergi Askrindo dan BPD Kalteng, diharapkan ratusan ribu UMKM di Kalimantan Tengah dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih aman dan berkelanjutan. Kerja sama ini juga ditargetkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi daerah dan nasional.

Ke depan, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta skala bisnisnya, seiring dengan dukungan pembiayaan yang terlindungi. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index